Berita

DKI Jakarta Kekurangan 14 Ribu Guru, Berminat?

29-09-2017

JAKARTA - Berbagai daerah di Indonesia masih mengeluhkan kurangnya tenaga kerja pengajar berstatus pegawai negeri sipil (PNS). Tak terkecuali DKI Jakarta yang masih membutuhkan 14 ribu guru lagi.

Kepala BKD Agus Suradika mengatakan, pihaknya akan mendata semua SKPD agar data kebutuhan PNS lebih valid. Ia juga akan mendiskusikan terkait jumlah tenaga pengajar atau guru tersebut.

"Jadi guru kita itu menurut analisis jabatan dan perubahan kerja butuh 46 ribu guru untuk semua DKI. Kenyataannya ada pensiun dan sebagainya. Guru kita sekarang itu tinggal 32 ribu," jelas Agus, Rabu (27/9/2017).

Menurut dia, wilayah DKI masih memerlukan 14 ribu guru lagi. Sementara kata dia, pemerintah pusat sudah melakukan moratorium atau penghentian sementara formasi.

"Jadi zero growth, pertumbuhan nol. Pertumbuhan DKI minus grow. Kenapa? Karena tiap tahun ada yang pensiun. Tahun 2018 besok itu ada lagi yang pensiun 2.160-an. Itu guru juga. Sehingga kita perlu memikirkan startegi daruratnya seperti apa," ungkapnya.

Lanjut Agus, dari Menpan RB juga belum memberikan formasi untuk DKI Jakarta. Pihaknya akan terus diskusi dengan Menpan RB untuk melihat fakta bahwa saat ini kebutuhan guru mendesak.

"Agar kita berharap strategi darurat 2018 itu baru bisa isi di awal saat pengajaran baru. Sehingga pengajaran baru belum ada guru juga. Maka akan kita buat strategi darurat. Atau yang kita sebut itu regulasi yang ada dengan menggunakan diskresi gubernur. Substansinya sedang kita diskusikan dengan DPRD juga," papar Agus.

Ditambahkannnya, upaya yang dilakukan pihaknya mengusulkan ke Menpan RB mengenai format yang dibutuhkan namun belum disetujui.

"Pertimbangan Menpan se-Indonesia mungkin hitungannya kelebihan PNS, tapi distribusi ke provinsi, posisi itu bisa jadi di luar lebih di DKI kurang. Ini yang belum dapat keputusan Menpan," tuturnya.

Sumber : https://news.okezone.com/read/2017/09/27/65/1784011/waduh-dki-jakarta-kekurangan-14-ribu-guru-berminat