Kegiatan penyaluran Bantuan pada korban bencana Banjir di kecamatan Gantung.

Thu July 20, 2017


Informasi Kegiatan

Rabu 19 juli 2017, Pukul 15.00 tim relawan dari Akademi Manajemen Belitung (AMB) bergerak dari Kampus AMB di Tanjungpandan menuju Desa Canggu Gantung untuk memberikan bantuan kepada warga terdampak banjir. Bantuan ini didapat dari sumbangan dari civitas akademika, mahasiswa AMB, alumni AMB, warga sekitar kampus AMB dan para donatur. Tim tiba di lokasi sekitaran pukul 17.00 tepatnya didaerah sekitar bendungan pice di Desa Canggu Kecamatan Gantung.

Tim memberikan bantuan kepada warga secara langsung tanpa melalui posko yang ada pada desa gantung. Bantuan dipercayakan kepada saudara Meidy mahasiswa AMB yang rumahnya juga terkena dampak banjir di Daerah Canggu.Bantuan ini dibagikan bantuan kepada masyarakat canggu yaang terdampak banjir

Menurut pengakuan warga sekitar, bantuan dari posko Desa agak sulit untuk didapatkan.
Ini dikarenakan karena pihak posko meminta Kartu Keluarga atau KTP kepada warga yang terkena banjir. Warga tidak bisa menunjukkan KK karena beberapa barang berharga warga seperti KTP Dan KK tidak bisa diselamatkan. Sebenarnya posko melakukan hal ini guna mengantisipasi agar warga yang tidak mempunyai hak tidak mendapatkan bantuan tersebut.

Tim membagikan bantuan yang diantaranya Beras, mi Instan, air mineral, peralatan masak, pakaian, handuk, selimut dan obat-obatan.

Saat tim berada di sana, Jalan menuju bendungan Pice banyak yang rusak parah dan akses jalan terputus. Rumah yang berada di sekitar bendungan pice, banyak rumah warga masih tergenang air dan ada juga rumah yang roboh akibat banjir.

Saat banjir melanda Warga yang terdampak banjir dievakuasi ke masjid Almakmur ataubke rumah saudaranya ang tidak terdampak Banjir. Saat ini warga sudah terlihat mulai pulang ke rumah untuk membenahi dan memperbaiki rumah mereka yg rusak. Belum diketahui pasti berapa total kerugian materi yang disebabkan oleh banjir ini.

Menjelang malam hari rumah warga sekitar bendungan Pice masih terlihat gelap. Hal disebabkan karena aliran listrik masih diperbaiki / terputus. Warga menggunakan penerangan alternatif dengan lilin. Menurut pengakuan dari salah satu warga sekitar tempat ini, pada malam hari sering ada pencuri. Pencuri memasuki rumah warga untuk mengambil dan mencari kemungkinan adanya barang berharga pada rumah korban banjir. Untuk mengatasi hal tersebut, warga melakukan jaga secara bergantian pada malam hari untuk mengantisipasi pencuri yang memanfaatkan situasi ini.

Sekian laporan kegiatan relawan dari Kampus AMB
Terimakasih

Penulis : Idwar
Editor : Leni Rezi